Wediombo (the nice moment)

24 Maret 2012 menjadi moment yang cukup sayang untuk dipulakan ( dibaca : dilupakan ), terutama untuk saya sendiri (mungkin yang lain juga jawabannya sama). Ketika itu, kami ber enam menginjakan kaki di Pantai Wediombo yang masih tergolong sepi pengunjung. Pantai yang menurut saya masih alami, karena kita masih bisa bereksplorasi dengan alam, seperti bulu babi, bintang laut, lobster, dan beragam satwa lainnya. Hal indah dan suasana yang jernih terpancar dari kilauan air laut yang tersorot sinar matahari yang tepat berada di atas kepala kita (tegak lurus).
Kami berenam yaitu Lele, Mas Endro, Endah Yuliani, Ambar Yuliana, Sekti, dan yang paling ujung adalah makhluk aneh yang sering di panggil ipong djembe. Makhluk aneh ini baru saja melangsungkan hari ulang tahunnya yang ke sekian kalinya (sensor, soalnya sudah tua, hahahahaa) pada tanggal 22 maret 2012. Mungkin beberapa foto di bawah ini bisa menceritakan bagaimana kondisi atau panorama yang ada di Pantai Wediombo ini, mari kita simak, dan mari kita dengarkan cerita dari foto berikut ini, karena banyak orang mengatakan bahwasanya sebuah foto bisa mewakili semua kejadian atau pemandangan yang ada (alesan aja sih, lagi males nulis, hehehehehee).
(di lihat dari atas, dari tempat parkir)
(foto dari kejauhan, anak-anak gunung yang ngakunya anak pantai)
(bebatuan pemecah ombak)
Nah mungkin posting kali ini saya cukupkan di sini, beberapa foto di atas sudah mewakili saya dalam bercerita, foto tersebut turut andil dalam penceritaan kondisi nyata yang ada di pantai Wediombo, bagi temen-temen yan gtertarik dengan pantai tersebut, mari berkunjung, salam lestari !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *