Hari ini, aku jatuh cinta dengan Melbi ( melancholic bitch )

Awal Cerita – Jum’at malam hingga hari ini ( senin siang ) aku mengasingkan diri dari kontrakan ataupun dari tempat-tempat yang biasa untuk bersinggah. Kali ini aku mengasingkan diri disebuah rumah berlantai dua dengan pemandangan yang cukup hijau, berselimut padi yang sebagian mulai menguning, bertempat di daerah Gamping, Yogyakarta. Sebenarnya ini bukan pertama kali aku berada di rumah ini, ini sudah kesekian kalinya, tapi ini pertama kalinya aku jatuh cinta dengan perjalanan mencari sesuatu yang baru, dimana aku bisa berdiskusi tentang kehidupan, kesenangan, sedikit juga terkadang membahas masalah cinta yang begitu membosankan sebenarnya untuk diperbincangkan. Tak dipungkiri, kecintaanku terhadap musik membuat teman saya mendoktrin musik-musik cadas seperti Festivalis, Seringai dan juga Melancholic Bitch (Melbi) yang saat ini mulai saya pelajari dari segi lirik dan cara pandang mereka dalam berkesenian.
Slamet Tridianto – teman sebaya yang saya kenal ketika duduk di bangku sekolah menengah kejuruan, dia yang dulunya tidak terlalu mendalami musik, kini berubah 180 derajat. Referensi musik yang dia dalami salah satunya adalah melancholic bitch (melbi) yang mendorong saya untuk mencoba menggali apa yang ada pada MELBI ini.
foto melancholic bitch
Melancholic Bitch ( Melbi )
Love at first sight, mungkin ini yang terjadi saat ini, ketika aku ditinggalkan temanku kuliah, aku terkurung dalam rumah besar berlantai dua, mengerucut di lantai dua di ruang berbataskan triplek tebal, berukuran 3 x 3,5m ini, aku membuka video pertunjukan Melancholic Bitch (Melbi) dengan judul “Simelbi Joni Susi Go to America” yang di ambil dari youtube. Begitu menakjubkan, menegangkan, menginspirasi dan membuatku berontak, berkata “Kenapa aku tidak mencoba bercinta dengan Melbi ?” , aku harus menggali apasaja yang ada dalam melbi, mencoba mengutip sedikit dari mereka untuk saya tuangkan di band yang saat ini sedang dalam keadaan fakum karena satu hal. Hari ini, senin juni di hari ke-16 saya berkata “Aku jatuh cinta dengan Melbi”, terimalah surat cintaku ini, semoga kita bisa bercinta di suatu saat nanti, entah itu di Neptunus ( luar angkasa ) atau bahkan di Bumi Nusantara ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *